ass...wr...wb...dan salam sejahtera untuk kita semua...!!!

Beranjak dari sebuah teori cartesian, yang dipopulerkan oleh Seorang Filosof asal Prancis Rene descretes. "AKu Berfikir, karena dengan berfikir Aku ada" sehingga muncul sebuah adigium "Aku Berkarya, karena Dengan berkarya Aku dicatat". Inilah sebuah wadah yang menjadi representasi dari upaya untuk selalu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang mungkin bisa bermanfaat untuk umat manusia. Sebuah tulisan akan lebih berharga dari seribu Retorika kosong yang menjadi budak pragmatisme bertopeng idealis.

Disini akan ada kumpulan hasil karya yang berisi tentang realitas objektif dari sudut pandang berbeda. Sudut pandang yang yang tidak memperhitungkan ukuran tubuh, mementingkan ukuran otak dan lebih mementingkan ukuran hati, tetap mengandalkan intuisi tentang suatu kebenaran yang mungkin akan sulit dijelaskan secara rasional.

Semoga kita semua akan tetap berkarya...saya...kamu...dia...mereka...atau siapapun. Maka Berkayalah..niscahya akan dicatat.
Peace Be With U............!!!
Wassalam.......................

SELAMAT MENIKMATI

Jumat, 08 Agustus 2008

Kamis, 03 Januari 2008

Suara Hati

UJIAN PEMBERI NASEHAT
(didedikasikan kepada semua orang yang pernah memberikan nasehat)

Siapapun anda pasti sudah pernah mendengar yang namanya nasehat, bahkan mungkin anda adalah orang yang selalu menjadi pemberi nasehat. kalimat nasehat selalu datang dari orang-orang terdekat ketika kita mengalami cobaan baik berupa kesenangan duniawi seperti harta yang berlimpah dan tahta/jabatan yang tinggi ataupun masalah, khilaf maupun kebimbangan dalam melangkah. Nasehat
adalah suatu ungkapan pemberi nasehat yang mengharapkan kebaikan bagi yang dinasehati. Karena si pemberi nasehat pasti adalah orang yang diyakini oleh yang dinasehati sebagai orang yang mencintainya ataupun menyanyanginya sepenuh hati.

Seorang pemberi nasehat harus dapat membersihkan niatnya dari keinginan mendapatkan pujian, ketamakan dunia, emosi maupun maksud buruk lain. Sehingga nantinya melahirkan solusi yang mencerminkan kepedulian, rasa sayang dan empati terhadap yang dinasehati, Bukan malah solusi yang memperkeruh situasi. Seorang pemberi nasehat haruslah orang yang bisa dijadikan teladan baik tercermin dari sikapnya sehari-hari dalam menyelesaikan masalah maupun pengalaman hidupnya.

Sebuah pepatah mengatakan "sebuah teladan lebih berharga daripada seribu nasehat". Maksud pepatah tersebut yaitu ketika nasehat-nasehat yang disampaikan oleh pemberi nasehat ternyata hanya sebuah omong kosong permainan kata-kata yang tidak sinkron dengan apa yang dilakukan sehari-hari dalam menghadapi masalah. Seorang pemberi asehat harus objektif dalam memberikan penilaian bukan kalimat yang hanya ingin didengar oleh yang dinasehati.

Wahai pemberi nasehat...apakah anda tidak berfikir bahwa apa yang anda katakan adalah sebuah sugesti. Sehingga sebelum anda mampu membersihkan niat untuk kebaikan sebaiknya jangan jadi pemberi nasehat karena UJIAN TERBESAR BAGI SEORANG PEMBERI NASEHAT ADALAH APA YANG DINASEHATKAN!!!

Minggu, 23 Desember 2007

Cerita

PEROKOK = ORANG GILA???



Hanya orang gila yang merokok...salah satu judul dari seorang dokter yang yang mengisi seminar mengenai bahaya rokok. Saya sebagai seorang perokok aktif merasa tersinggung karena secara tidak langsung si Dokter menuding saya sebagai orang gila. Argument dokter tersebut adalah Merokok itu hanya di isap, trus dikeluarin lagi...isap lagi keluarin lagi begitu seterusnya hingga rokok itu abis!!! hal yang didapat cuma melihat asap rokok berterbangan dan tidak memberikan hasil apapun malah memperoleh bahaya dari racun rokok. "Nah, kalau sudah seperti itu apa bukan orang gila" serunya. Pendapat dokter tersebut benar-benar membuat marah semua perokok didunia.

Salahnya saya berada dalam komunitas yang tidak merokok, sehingga seminar berjalan sangat subjektif dan selalu menyalahkan perokok. Bahkan ada statment bahwa orang yang menggunakan narkoba selalu bermula dari seorang perokok (whadoh..bener2 ngasal). Mereka(yang tidak merokok) menyalahkan perokok aktif yang menyebabkan mereka menjadi perokok pasif sehingga harus menerima perbuatan yang dilakukan orang lain. Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen dan 200 diantaranya berbahaya bagi kesehatan. racun utama dari rokok adalah tar, nikotin dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah dan dapat memicu kanker paru-paru. Sedangkan Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah sehingga membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Bahaya rokok yang bahkan sudah ditulis di setiap bungkus-bungkus rokok ternyata tidak membuat orang secara otomatis menjahui rokok. Rokok tetap menjadi primadona buat sebagian besar kaum adam bahkan sekarang banyak wanita yang sudah tidak malu lagi merokok. Sehingga Ditempat manapun kita pasti bisa menemukan orang yang merokok. Setiap perokok pasti berpendapat merokok dapat membuat pikiran lebih tenang bahkan ada juga yang bilang merokok dapat memberikan inspirasi, menambah kePDan dll, Sedangkan urusan kesehatan adalah urutan yang ke...sekian (saya percaya semua perokok tau rokok berbahaya buat kesehatan dan juga kantong..he..he..). Apabila ada pertanyaan tentang pentingnya rokok pasti muncul beraneka ragam pendapat. pendapat orang-orang yang tidak merokok mengatakan rokok hanya merusak kesehatan, pendapat orang-orang yang merokok mengatakan ada hal-hal dari merokok yang sulit dijelaskan tetapi sangat membuat nyaman, ada juga pendapat yang mengembalikan ke diri masing-masing(standar bgt)

Kembali ke Seminar...Saya sempat berfikir menyesal menghadiri seminar yang seakan-akan menghakimi saya. Tapi percayalah berkat seminar tersebuat saya sekarang sudah tidak merokok lagi sejak september 2007. Sebuah perjuangan yang membutuhkan komitmen dan akhirnya saya setuju dengan si dokter yang mengatakan setiap perokok adalah orang gila. ketakutan yang paling besar bagi saya adalah apabila saya kembali merokok berarti saya juga akan menjadi orang gila. Pada dasarnya saya tidak sepenuhnya menyalahkan perokok tetapi saya lebih menyalahkan pabrik rokok.
Semoga kalian juga bisa berhenti merusak diri kalian...!!!

Minggu, 09 Desember 2007

OPINI

SHALAT;
Kewajiban atau sebagai kebutuhan...???


Jika anda seorang muslim maka sudah sebagai suatu kewajiban untuk melakukan shalat. Shalat menjadi tiang agama atau dengan kata lain menjadi parameter seseorang dikatakan muslim. Memahami esensi shalat menjadi penting karena Shalat merupakan suatu media yang menghubungkan manusia dengan yang khaliq bahkan yang pertama kali ditanyakan ALLAH pada saat seseorang meninggal dunia adalah shalatnya. Shalat juga merupakan kewajiban yang bersifat individu atau tidak ada yang boleh mewakili shalat seseorang. Shalat juga menjadi wadah untuk bersilatuhrahmi sesama umat muslim. shalat jugalah yang dapat mencegah perbuatan keji & mungkar. Demikianlah letak pentingnya shalat dalam kehidupan setiap umat muslim.

Secara harafiah kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan. sesuatu yang harus dilakukan atau dikerjakan adalah bersifat perintah yang secara otomatis selalu disertai dengan sanksi apabila ada kelalaian. Perintah shalat kepada setiap muslim secara realitas masih banyak yang belum menjalankan secara penuh atau bahkan ada yang tidak menjalankan atau Islam KTP(tidak menjustifikasi hanya berdasarkan pengamatan subjektif penulis dalam pergaulan sehari-hari). hal ini menjadi wajar karena sanksi yang akan diterima seseorang yang tidak melaksanakan perintah shalat adalah di akhirat atau tidak ada sanksi langsung. Bahkan praktis hanya shalat jum'at yang begitu ramai dipenuhi jama'ah, sehingga orang yahudi mengatakan apabila jama'ah shalat subuh sama seperti jama'ah shalat jum'at maka dunia harus bersiap-siap atas kembalinya kejayaan umat muslim.

Sedangkan kebutuhan secara harafiah adalah sesuatu yang harus dipenuhi. Sesuatu yang harus dipenuhi bersifat pemenuhan kebutuhan yang harus dipenuhi tanpa ada paksaan, semata-mata hanya untuk kebaikan. Shalat adalah sesuatu perintah yang wajib dilakukan dan juga dapat bergeser menjadi kebutuhan ketika apabila lalai, maka hati menjadi resah dan gundah, hidup menjadi tidak tenang seakan-akan ada yang hilang dalam diri kita.

Dengan demikian untuk merefleksikan dan mengoptimalkan shalat seseorang maka shalat harus dianggap sebagai sebuah kebutuhan, layaknya menusia yang butuh makan untuk hidup. Dengan menempatkan shalat sebagai kebutuhan maka manusia tidak bisa hidup tanpa shalat, karena shalat dianggap sebagai kebutuhan rohani yang harus dipenuhi. Shalat menjadi sebuah rutinitas yang yang harus dikerjakan untuk membuat hidup lebih tenang, membuat hati terasa damai dan membuat pikiran lebih segar. Dengan dampak positif dari shalat maka kehidupan sosial yang sekarang carut marut bisa ditata kembali, karena setiap umat muslim memperlihatkan sikap yang merupakan buah dari pemahaman akidah dan pelaksanaan ibadah yang baik yaitu akhlak yang mulia.

Sehingga dengan menempatkan shalat sebagai kebutuhan maka sekaligus kita melaksanakan kewajiban dan juga dapat merasakan kedamaian dan ketenangan bathin. amin
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat...!!!what about u??

Jumat, 02 November 2007

OPINI

Buruk Rupa Politik Indonesia
Politik adalah sesuatu yang putih tapi terkadang dapat juga menjadi hitam
(Gamal Abdul NaseR, Presiden pertama Mesir)

Oleh : Ressy Rhoneh

Indonesia memasuki suatu babak baru dalam peta percaturan politik sebagai damapak langsung reformasi. Demokrasi sebagai upaya untuk mewujudkan kedaulatan rakyat mengalami suatu perubahan signifikan. Dimana pemilihan umum yang sebelumnya dilakukan dengan cara pemilihan oleh anggota Legelslatif yang merupakan representatif dari masyarakat digantikan dengan cara pemilihan secara langsung oleh masyarakat yang mempunyai hak pilih sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan suatu sistem baru, para punggawa politik harus cekatan memikirkan strategi baru untuk memenangkan pertarungan. Gaya ortodoks yang menggunakan janji palsu, money politik, bakti sosial memang masih menjadi senjata ampuh. Jargon-jargon perubahan merupakan pembohongan untuk meraih hati pemilih.

Dengan pemilihan langsung diharapkan nantinya melahirkan pemimpin yang mendapat dukungan mayoritas masyarakat yang di pimipinnya sehingga secara otomatis seorang pemimpin akan mempunyai tanggung jawab langsung dengan pemilih. Namun, walaupun dengan suatu sistem demokrasi yang baru masih banyak sikap apriori dari sebagian masyarakat sebagai efek domino dari masa orde baru. Memang hal tersebut tergolong wajar ketika pergantian rezim orde baru menuju era reformasi hanyalah pergantian nama tetapi oknum pendukung orde baru masih saja menggenggam posisi strategis dan masih banyak yang berpasrtisipasi dalam pesta demokrasi masa sekarang.

Sistem yang mengharuskan setiap bakal calon (Balon) harus di dukung oleh partai politik atau beberapa partai politik membuat seorang balon akan terikat contract politic dengan partai pendukung. Dengan demikian akan sangat sulit mengharapkan pemimpin pro-rakyat akibat contract politik yang tentunya berisi kesepakatan-kesepakatan yang menguntungkan oknum-oknum partai pendukung. Sehingga sekarang banyak kaum intelektual yang menyuarakan adanya calon independent dalam sebuah pesta demokrasi, tentunya hal ini belum mendapat restu dari parpol yang menjadi satu-satunya kendaraan politik.

"Perubahan bukanlah slogan kosong yang datang dari atas tetapi dari pengalaman berpolitik di akar rumput" sanggah Barack hussein obama jr, satu-satunya calon presiden AS kulit hitam pertama dari partai demokrat yang memulai karir politiknya di usia 22 tahun dengan menampung keluhan-keluhan dari masyarakat yang terkadamg tidak menerimanya dengan tangan terbuka. Namun di Indonesia, Sudah menjadi rahasia umum ketika menjalang adanya pemilu/pilkada, dll banyak partai-partai politik berbondong-bondong mencuri hati rakyat dengan melakukan berbagai kegiatan sosial, membentuk karakter calon pemimpin yang merakyat ataupun melakukan kampanye dengan jargon perubahan. Namun akan segara tak bersisa ketika kepntingan atau kekuasaan telah tercapai, yang tersisa adalah janji-janjia palsu. bagaimana mungkin suatu perubahan dapat dilakukan ketika politik hanya dijadikan arena perjudian dari orang-orang yang terobsesi akan sebuah tahta.

Politik memang memberikan sesuatu efouria yang hanya sesaat, semuanya mencapai klimaks ketika tidak ada lagi kepercayaan karena yang ada hanyalah kepentingan sejati. Semoga...


Selasa, 30 Oktober 2007

Asa buat negeri tercinta

Jangan pernah lupa dari mana kita berasal
(Didedikasikan kepada teman-teman, sahabat-sahabat, suadara-saudaraku dari pelauw)

Oleh : Ressy rhoneh

Di era modern sikap dan perilaku masyarakat lebih dinamis, dimana banyak budaya-budaya baru yang lahir akibat proses asimilasi maupun akulturasi budaya. Chairil anwar : (berjuang untuk perubahan) mengatakan "jangan mau jadi pengecut, hidup sekali harus berarti, ada yang berubah, ada yang bertahan karena zaman tak bisa dilawan, yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan. Kepercayaan yang dimaksud chairil adalah kepercayaan terhadap diri sendiri sehingga kita tidak menjadi orang lain.

Kita bisa mengambil hikmah dari cerita dalam kisah last samurai, dimana modernisasi yang terjadi di jepang membuat semua orang harus meninggalkan kebudayaan jepang dan memasuki gerbang baru jepang modern. Dimana terdapat Undang-undang yang melarang potongan rambut, pakaian maupun senjata seperti seorang samurai. Namun jendral Katsumoto tetap memperjuangkan semangat samurai hingga akhirnya harus mati terhormat dengan harakiri. diakhir cerita jepang waktu itu membuat suatu revolusi yang intinya jangan pernah lupa dari mana kita berasal. Dengan penghormatan terhadap budaya, jepang menjelma menjadi negara maju di kwasan asia bahkan diakui dunia. jepang kini bisa menjelma menjadi negara modern yang tidak lupa diri.

Pertanyaannya, bagaimana dengan kita???orang indonesia apabila pergi ke Amerika disaat kembali nada bicaranya semakin berat bagaikan bule nyasar sedangkan sebaliknya orang amerika yang ke Indonesia disaat kembali dia akan menceritakan keunikan indonesia tanpa harus berlagak kayak orang indonesia. lebih jauh dari pada itu bagaimana dengan kita saat merantau keluar dari kampung halaman tercinta???apakah melupakan dari mana kita berasal atau menjadi diri kita sendiri???

semoga dengan cerita diatas pembaca bisa merenung tentang siapa dirimu dan apa yang harus dilakukan ketika kita dirantau???