ass...wr...wb...dan salam sejahtera untuk kita semua...!!!

Beranjak dari sebuah teori cartesian, yang dipopulerkan oleh Seorang Filosof asal Prancis Rene descretes. "AKu Berfikir, karena dengan berfikir Aku ada" sehingga muncul sebuah adigium "Aku Berkarya, karena Dengan berkarya Aku dicatat". Inilah sebuah wadah yang menjadi representasi dari upaya untuk selalu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang mungkin bisa bermanfaat untuk umat manusia. Sebuah tulisan akan lebih berharga dari seribu Retorika kosong yang menjadi budak pragmatisme bertopeng idealis.

Disini akan ada kumpulan hasil karya yang berisi tentang realitas objektif dari sudut pandang berbeda. Sudut pandang yang yang tidak memperhitungkan ukuran tubuh, mementingkan ukuran otak dan lebih mementingkan ukuran hati, tetap mengandalkan intuisi tentang suatu kebenaran yang mungkin akan sulit dijelaskan secara rasional.

Semoga kita semua akan tetap berkarya...saya...kamu...dia...mereka...atau siapapun. Maka Berkayalah..niscahya akan dicatat.
Peace Be With U............!!!
Wassalam.......................

SELAMAT MENIKMATI

Minggu, 09 Desember 2007

OPINI

SHALAT;
Kewajiban atau sebagai kebutuhan...???


Jika anda seorang muslim maka sudah sebagai suatu kewajiban untuk melakukan shalat. Shalat menjadi tiang agama atau dengan kata lain menjadi parameter seseorang dikatakan muslim. Memahami esensi shalat menjadi penting karena Shalat merupakan suatu media yang menghubungkan manusia dengan yang khaliq bahkan yang pertama kali ditanyakan ALLAH pada saat seseorang meninggal dunia adalah shalatnya. Shalat juga merupakan kewajiban yang bersifat individu atau tidak ada yang boleh mewakili shalat seseorang. Shalat juga menjadi wadah untuk bersilatuhrahmi sesama umat muslim. shalat jugalah yang dapat mencegah perbuatan keji & mungkar. Demikianlah letak pentingnya shalat dalam kehidupan setiap umat muslim.

Secara harafiah kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan. sesuatu yang harus dilakukan atau dikerjakan adalah bersifat perintah yang secara otomatis selalu disertai dengan sanksi apabila ada kelalaian. Perintah shalat kepada setiap muslim secara realitas masih banyak yang belum menjalankan secara penuh atau bahkan ada yang tidak menjalankan atau Islam KTP(tidak menjustifikasi hanya berdasarkan pengamatan subjektif penulis dalam pergaulan sehari-hari). hal ini menjadi wajar karena sanksi yang akan diterima seseorang yang tidak melaksanakan perintah shalat adalah di akhirat atau tidak ada sanksi langsung. Bahkan praktis hanya shalat jum'at yang begitu ramai dipenuhi jama'ah, sehingga orang yahudi mengatakan apabila jama'ah shalat subuh sama seperti jama'ah shalat jum'at maka dunia harus bersiap-siap atas kembalinya kejayaan umat muslim.

Sedangkan kebutuhan secara harafiah adalah sesuatu yang harus dipenuhi. Sesuatu yang harus dipenuhi bersifat pemenuhan kebutuhan yang harus dipenuhi tanpa ada paksaan, semata-mata hanya untuk kebaikan. Shalat adalah sesuatu perintah yang wajib dilakukan dan juga dapat bergeser menjadi kebutuhan ketika apabila lalai, maka hati menjadi resah dan gundah, hidup menjadi tidak tenang seakan-akan ada yang hilang dalam diri kita.

Dengan demikian untuk merefleksikan dan mengoptimalkan shalat seseorang maka shalat harus dianggap sebagai sebuah kebutuhan, layaknya menusia yang butuh makan untuk hidup. Dengan menempatkan shalat sebagai kebutuhan maka manusia tidak bisa hidup tanpa shalat, karena shalat dianggap sebagai kebutuhan rohani yang harus dipenuhi. Shalat menjadi sebuah rutinitas yang yang harus dikerjakan untuk membuat hidup lebih tenang, membuat hati terasa damai dan membuat pikiran lebih segar. Dengan dampak positif dari shalat maka kehidupan sosial yang sekarang carut marut bisa ditata kembali, karena setiap umat muslim memperlihatkan sikap yang merupakan buah dari pemahaman akidah dan pelaksanaan ibadah yang baik yaitu akhlak yang mulia.

Sehingga dengan menempatkan shalat sebagai kebutuhan maka sekaligus kita melaksanakan kewajiban dan juga dapat merasakan kedamaian dan ketenangan bathin. amin
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat...!!!what about u??

3 komentar:

ROe Salampessy mengatakan...

Shalatlah sebelum engkau di shalatkan.. sebuah sentilan yang terkesan seperti lelucon, namun mengandung makna yang dalam. jangan mengaku muslim tapi tidak pernah melaksanakan shalat.... karena shalat merupakan satu2nya cara kita kontak langsung dengan ALLAH. bukan melalui sesajen, ritual aneh yang bersifat rahayuL. MARILAH KITA MULAI BERBENAH DIRI. Wassalam... Tetap semangat au wari'u

Chy mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Chy mengatakan...

Thanks buat commentnya bang roe...semoga kita semua bisa berkaca kedlam diri kita...!!!